<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988</id><updated>2011-08-02T00:17:26.029+07:00</updated><category term='Artikel'/><title type='text'>.</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-2651975876182303628</id><published>2010-09-23T21:46:00.001+07:00</published><updated>2010-09-23T21:48:49.136+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>REFLEKSI DIRI MENUJU PRIBADI ISLAMI</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“Apakah kalian mengimani sebagian al-Quran dan mengingkari sebagian yang lainnya? Tiada balasan bagi orang-orang yang berbuat demikian di antara kalian selain kenistaan dalam kehidupan dunia, sementara pada hari Kiamat kelak mereka dilemparkan ke dalam azab yang sangat berat.” ( QS al-Baqarah [2]: 85 )&lt;br /&gt;Sobat muda muslim, coba deh kita perhatiin lingkungan di sekitar kita sekarang ini. Sepertinya  kian steril dari aturan Islam. Mulai dari cara berpakaian, bergaul, di tempat kerja, sekolah, atau di sekitar rumah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Semuanya udah dibalut dengan paham sekuler yang berasal dari gaya hidup Barat. Paham ini yang nempatin aturan agama cuma buat di masjid atau majelis taklim doang. Itu pun sebatas lisan dan ritualitas belaka. Padahal kita sebagai muslim mestinya juga harus mengamalkan ajaran Islam di mana saja, kapan saja, dan dalam kondisi apapun. Kata pak ustadz Islam Kaffah tahu kan..... Ini yang seringkali jadi dilema bagi remaja muslim. &lt;br /&gt;Tentu, dilema yang dialami remaja muslim amat wajar terjadi. Karena aturan lingkungan di sekitar kita seolah memaksa mereka untuk sekuler. Inilah yang dikehendaki musuh-musuh Islam. Melalui media informasi mereka, kita digiring mengikuti budaya Barat yang sekuler dengan cap modern, gaul bin trendi. Hingga kita nggak bisa lihat, denger, tonton, kecuali apa yang mereka tayangkan. Walhasil, pola pikir dan pola sikap kaum Muslimin banyak yang berkiblat pada gaya hidup Barat.&lt;br /&gt;Itu semua bisa terjadi karena kita terlalu berkompromi dalam menyikapi gelombang hedonisme yang menghantam kebudayaan kita. Memang, mungkin kita sudah berusaha menyaring kebudayaan luar tersebut dengan aturan Islam. Tapi yang terjadi malah sebaliknya aturan-aturan Islamlah yang kita sesuaikan dengan kebudayaan tersebut. Akibatnya banyak temen-temen kita yang mengalami krisis identitas sebagai muslim. Mereka seolah malu menampilkan sosoknya sebagai muslim atau muslimah. Seperti dalam tren busana musli-mah yang lagi banyak digandrungi. Berkerudung tapi seksi bin modis. Kerudungnya begitu ketat membalut kepala. Terus, ujung-ujung kain penutup kepala itu yang syar'i-nya menutupi bagian dada, malah ditarik ke atas dan dililitkan ke bagian belakang leher. Mereka menyebutnya kudung gaul. Tapi kok malah jadi amburadul ya..... Bukan itu saja banyak diantara temen-temen kita yang, memunculkan fenomena ‘pacaran islami' dengan batasan no kiss no touch . Padahal jalan berdua dengan lawan jenis yang bukan mahramnya aja udah nggak boleh. Gimana bisa ada pacaran islami? Kecuali aktivitas pacaran itu dilakukan after merit.&lt;br /&gt;Sobat muda muslim, kompromi, toleransi, jalan tengah atau sejenisnya memang bukanlah sesuatu yang buruk atau dilarang dalam Islam. Bahkan Al-Qur’an selalu mengajarkan agar kita bersikap toleran . Akan jangan sampai sikap toleransi kita terhadap norma-norma yang datang dari luar ajaran Islam, malah menjauhkan kita dari ajaran Islam itu sendiri.&lt;br /&gt;Allah swt. berfirman: “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS al-Mâidah [5]: 3)&lt;br /&gt;Dalam ayat di atas Allah swt. memastikan kalo agama Islam adalah agama yang sempurna. Aturannya layak dipakai oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Ini berarti nggak ada masalah yang nggak bisa diatasi oleh aturan Islam. Termasuk masalah baru yang muncul karena perkembangan zaman. Semuanya bisa diselesaikan, asalkan kita benar-benar mau mengkaji dan memahami Islam dengan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;Adapun pendapat yang bilang hukum Islam itu fleksibel sebenernya berasal dari orang kafir. Seperti yang pernah disampaikan seorang orientalis Yahudi, Ignaz Goldziher, dalam bukunya. The Introduction to Islamic Law . Dia bilang, perubahan hukum tidak bisa diingkari lagi dengan adanya perubahan tempat dan zaman . Ini artinya fakta yang terjadi karena perkembangan zaman bisa jadi sumber buat pengambilan hukum Islam. Padahal, Islam memiliki sumber hukum yang tidak akan lekang dari perubahan zaman karena bersumber langsung dari sang Khaliq Allah Azza wa jalla, yaitu al-Quran, dan sumber hukum lainnya yang mengacu atau menguatkan al-Qur’an yaitu as-Sunnah, dan yang dibenarkan oleh keduanya; yaitu Ijma Sahabat dan Qiyas. Sehingga dalam hal ini kedudukan fakta dijadikan sebagai obyek hukum. Kalo ada fakta baru, maka akan ada proses istinbath alias penggalian hukum terhadap fakta itu. Di sini terjadi proses penelaahan informasi yang lengkap bin komplit seputar fakta itu. Lalu digali status hukumnya berdasarkan sumber hukum Islam. Proses ijtihad yang dilakukan para muj-tahid inilah yang menjadikan Islam is Never Die !&lt;br /&gt;Sobat muda muslim, tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri selagi allah masih memberikan kehidupan untuk kita dan kiata memiliki niat untuk melakukannya saat ini juga. Jalan hidup seperti apa yang akan kita pilih. Haruskah kita mengorbankan jati diri kita sebagai muslim demi status gaul, seksi, atau tren? Pantaskah kita mengutamakan status keduniaan daripada ridho Allah? Ragukah kita terhadap kesempurnaan aturan Allah? Malukah kita kalo harus istiqomah dengan aturan Islam di lingkungan sekuler sekitar kita?&lt;br /&gt;So, mari kita jadikan Islam jalan hidup kita. Kita pelajari, pahami, amalkan, yakini, dan dakwahkan. Oke...wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-2651975876182303628?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/2651975876182303628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=2651975876182303628' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/2651975876182303628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/2651975876182303628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2010/09/refleksi-diri-menuju-pribadi-islami.html' title='REFLEKSI DIRI MENUJU PRIBADI ISLAMI'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-842253405467389756</id><published>2010-09-23T21:18:00.003+07:00</published><updated>2010-09-23T21:29:00.468+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MENJADI MAHASISWA YANG IDEAL</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Memasuki dunia kampus sangatlah berbeda dengan dunia sekolah pada umumnya. Berbagai warna-warni organisasi mahasiswa melengkapi sempurnannya kehidupan di dalam kampus. Pada tahun pertama, mahasiswa baru (MABA) mayoritas merasa bimbang dan menimbang-nimbang organisasi mana yang akan diikutinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar juga ada yang tidak mengindahkan adanya organisasi di sekelilingnya karena bagi mereka berorganisasi akan mengganggu studinya di kampus.&lt;br /&gt;Perang pemikiran seperti ini akan sering dirasakan oleh mahasiswa baru (MABA). Manakah yang arus di pilih, studi atau organisasi? Kebimbangan memilih antara dua pilihan yang berbeda ini sering membuat mahasiswa putus asa dan akhirnya memilih menjadi ‘mahasiswa biasa-biasa saja’. Bagi kamu mahasiswa baru, what’s your choice? So, jangan bimbang, kali ini kita akan membahas sosok mahasiswa yang ideal.&lt;br /&gt;Ada beberapa macam tipe mahasiswa yang ada dapat kita saksikan di kampus, misalnya mahasiswa kupu-kupu, mahasiswa aktifis, mahasiswa 3K, dan lain-lain. Istilah mahasiswa ‘kupu-kupu’ sering disandangkan bagi mahasiswa yang kegiatan setiap harinya hanya kuliah-pulang-kuliah-pulang. Mahasiswa ini disebut juga dengan mahasiswa KPK alias mahasiswa yang rutinitasnya hanya kuliah-perpustakaan-kos.&lt;br /&gt;Mahasiswa tipe ini lebih suka berfikir pragmatis dan study oriented. Mereka selalu berfikir bahwasanya dengan kuliah yang rajin, IPK tinggi, lulus cepat, akan memperoleh pekerjaan yang bagus dan prestasi yang cemerlang. Bagi mereka berorganisasi adalah suatu hal yang membuang-buang waktu. Kelebihan yang mereka miliki di banding dengan mahasiswa yang lain adalah rajin mengerjakan tugas, IPK selalu tinggi dan biasanya datang ke kampus paling awal. Namun, kekurangan mereka biasanya adalah kurang peka dengan keadaan sosial, kurang pengalaman, dan sulit memanajemen waktu yang dimiliki.&lt;br /&gt;Istilah lainnya adalah 3K, yaitu Kos, Kantin, Kampus. Istilah-istilah seperti ini sering ditujukan bagi mahasiswa yang rutinitasnya hanya kuliah, tidur di kos, dan hobinya jalan-jalan ke mall, dan lain sebagainya. Mereka mayoritas berfikir bahwasanya masa kuliah adalah masa muda yang sangat asyik untuk bersenang-senang dan menikmati hidup. Kondisi ini didukung dengan keadaan kos atau kontrakan yang jauh dari orang tua, sehingga tampak tidak ada yang mengontrol kegiatan mereka sehari-hari. Mereka lebih bersifat hedonis dan biasanya merupakan mahasiswa golongan berada/ ‘borjuis’. Biasanya mereka bersifat royal, namun prestasi akademis mereka sering ‘pas-pasan’ dan ‘biasa-biasa aja’.&lt;br /&gt;Istilah lainnya adalah mahasiswa aktifis. Mahasiswa tipe aktifis lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengurus organisasi. Bisanya mereka memiliki rasa sosial yang tinggi, memiliki kemampuan memanajemen waktu dan urusan-urusan, banyak relasi, bersikap supel dan pandai bergaul. Selain kelebihan, mereka juga memiliki kekurangan, yaitu kurang begitu peduli dengan akademisnya dan Indeks Prestasi (IPK) sering ‘NASAKOM’ alias ‘nasib satu koma(1,_)’ atau hanya cukup dua koma(2,_).&lt;br /&gt;Lalu seperti apakah sosok mahasiswa yang ideal tersebut?&lt;br /&gt;Kehidupan di kampus tidak hanya memiliki tujuan yang sesaat. Dunia kampus merupakan jembatan menuju kehidupan yang nyata di masyarakat. Begitu banyaknya permasalahan yang ada di masyarakat, membutuhkan peran kita sebagai ‘agent of change’ atau agen perubahan di masyarakat untuk menyelesaikan masalah-masalah  tersebut. Penyelesaian masalah di dalam masyarakat sangat membutuhkan beberapa keahlian yang dapat kita peroleh di dunia kampus.&lt;br /&gt;Keahlian-keahlian yang dapat kita peroleh di kampus dapat berupa keahlian yang bersifat akademis dan kemampuan sosial. Kemampuan akademis dapat kita asah dan kembangkan berdasarkan disiplin ilmu yang kita peroleh di perkuliahan. Sedangkan kemampuan sosial dapat kita kembangkan melalui pengembangan diri di dalam organisasi. Tidak selamanya berorganisasi itu buruk, tetapi dengan berorganisasi kita dapat mengasah kemampuan kita dalam manajerial diri, manajerial organisasi, manajerial waktu, dan lain sebagainya. Kemampuan-kemampuan ini tidak dapat kita peroleh hanya dengan mengikuti perkuliahan.&lt;br /&gt;Sosok mahasiswa yang ideal adalah mahasiswa yang tetap memperhatikan segi akademisnya tanpa mengesampingkan aktifitas berorganisasi. Dua kemampuan ini setidaknya harus tetap dimiliki oleh mahasiswa tanpa fanatis pada salah satu segi kemampuan saja. Hal ini sesuai dengan apa yang disebutkan dalam hadis yang menyebutkan “khoirul umuuri awsathuhaa”, yaitu sebaik-baik perkara adalah pertengahannya atau sedang-sedang saja. So, would you like to be ideal student? ^_^&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-842253405467389756?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/842253405467389756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=842253405467389756' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/842253405467389756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/842253405467389756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2010/09/menjadi-mahasiswa-yang-ideal_9965.html' title='MENJADI MAHASISWA YANG IDEAL'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-8172209383914112954</id><published>2010-09-20T21:59:00.000+07:00</published><updated>2010-09-23T22:18:19.001+07:00</updated><title type='text'>Struktur Organisasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KETUA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Khotibul Umam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BENDAHARA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siti Nurjanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEKRETARIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siti Masyitoh&lt;br /&gt;Ismaya Munaf&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Div. PENGAJARAN &amp;amp; Ke MP-AN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siti Fatimah (Koordinator)&lt;br /&gt;Listya Rosmita Rahmawati&lt;br /&gt;Lia Pamungkas Sari&lt;br /&gt;Susanti&lt;br /&gt;Dardiri&lt;br /&gt;Yusuf Mufti&lt;br /&gt;Rischan Mafur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Div. Ke-MAHASISWA-an&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Purna Bayu (Koordinator)&lt;br /&gt;Abu Kamal&lt;br /&gt;Detu Maharani&lt;br /&gt;Latif Agung Nugroho&lt;br /&gt;Nofita Wulan Sari&lt;br /&gt;Edy Muhartono&lt;br /&gt;Ika Yunita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Div. MEDIA dan PUBLIKAS&lt;/span&gt;I&lt;br /&gt;Rifqi Bahtiar (Koordinator)&lt;br /&gt;Abdul Wahid&lt;br /&gt;M. Asfarudin&lt;br /&gt;Aini Zahra&lt;br /&gt;Pulung N&lt;br /&gt;Rodhi Abdul Latif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-8172209383914112954?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/8172209383914112954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=8172209383914112954' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/8172209383914112954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/8172209383914112954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2008/01/struktur-organisasi.html' title='Struktur Organisasi'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-5511733932732264171</id><published>2009-05-24T00:16:00.006+07:00</published><updated>2010-09-23T21:16:30.862+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MOTIVASI ISLAM</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Berhasil mengatasi masalah akan mengantarkan kita&lt;br /&gt;pada posisi yang bagus untuk mengatasi masalah berikutnya.&lt;br /&gt;Kesuksesan kita akan menjadi bekal yang sangat baik untuk mencapai kesuksesan2 berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Orang yang kaya menjadi lebih kaya bukan karena&lt;br /&gt;harta yang dimilikinya, namun karena arah yang&lt;br /&gt;benar dalam usaha dan kehidupannya;&lt;br /&gt;tindakan yang benar dalam langkah-langkahnya,&lt;br /&gt;sehingga kesuksesan itu akan muncul ber-ulang2!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam kehidupan, kita melihat yang kaya makin kaya,&lt;br /&gt;yang miskin makin miskin. Memang itu yang terjadi.&lt;br /&gt;Sekarang lihatlah kehidupan kita. Apakah kita makin kaya&lt;br /&gt;atau makin miskin? Jika kita makin miskin, maka segeralah berbalik arah.&lt;br /&gt;Kita pasti melakukan kesalahan yang mungkin tidak kita sadari. Jika kita&lt;br /&gt;tetap menjalani apa yang kita lakukan sekarang ini, maka kemungkinan&lt;br /&gt;kita akan semakin terpuruk. Namun jika kita merasa makin kaya, maka&lt;br /&gt;melangkahlah makin cepat. Berlarilah! Karena arah Kita sudah benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita cenderung mengalami kemerosotan&lt;br /&gt;dalam taraf kehidupan, maka saatnya sekarang&lt;br /&gt;berbalik arah! Ubah arah kita karena itu tidak bisa ditawar-tawar lagi.&lt;br /&gt;Kita telah melakukan kesalahan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekaranglah saatnya KITA berubah! Kemalasan kita&lt;br /&gt;ubah menjadi ketekunan. Kesombongan kita harus&lt;br /&gt;diubah menjadi keramahan. Kesederhanaan kita dalam&lt;br /&gt;berpikir harus kita ubah dengan kreativitas&lt;br /&gt;yang genius. Kelalain Kita harus kita ubah dengan&lt;br /&gt;kewaspadaan yang tajam. Waktu kita harus diisi&lt;br /&gt;penuh dengan aktivitas, detik demi detik.&lt;br /&gt;Pikiran negatif kita harus diubah dengan pikiran positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mudah? Jangan bertanya lagi! Begitu kita ingat&lt;br /&gt;maka lakukan perubahan itu, terus menerus, hingga kita&lt;br /&gt;tidak akan merasakan itu, dan kita sudah berbalik arah.&lt;br /&gt;Ya, sekaranglah saatnya kita banting setir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasakan perubahan itu. Bila kehidupan kita sudah&lt;br /&gt;mulai membaik, maka semangati untuk melakukan lebih&lt;br /&gt;kencang, bergerak lebih cepat, berpikir lebih taktis&lt;br /&gt;dan lakukan terus hal-hal baik yang sudah membuat&lt;br /&gt;kehidupan kita menuju arah yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat! Orang yang kaya semakin kaya, bukan karena dia&lt;br /&gt;memiliki harta lebih banyak, namun karena dia sudah&lt;br /&gt;berada diarah yang benar. Kesuksesan yang dia capai&lt;br /&gt;telah membuat efek domino untuk kesuksesan berikutnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source: &lt;a href="http://www.kangdidin.co.nr/"&gt;http://www.kangdidin.co.nr/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-5511733932732264171?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/5511733932732264171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=5511733932732264171' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/5511733932732264171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/5511733932732264171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2009/05/motivasi-islam.html' title='MOTIVASI ISLAM'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-418422834868132800</id><published>2009-04-16T08:58:00.002+07:00</published><updated>2009-04-16T09:05:18.569+07:00</updated><title type='text'>Rasulullah Sebagi Teladan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”. (Al-Ahzab:21) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Ketika Allah SWT mengutus Rasul-Nya -saw-, maka bersatu suku-suku yang terpecah belah, lenyap permusuhan antar kabilah dan kelompok serta sukuk, dan ditetapkan batasan-batasan dan hukum-hukum dalam berperang, meletakkan dasar-dasar moralitas, menyempurnakan nilai-nilai kemuliaannya, sehingga terbentuk darinya umat yang dibangun oleh dasar-dasar kebebasan, menegakkan kebenaran, keadilan dan kesetaraan antara sesama manusia, tanpa perbedaan warna, gender atau kelas dan tingkatan..  Dan tidak akan tegak suatu umat kecuali karena kebaikan yang dilakukan pada masa awal dan akhirnya, sebagaimana tidak akan berdiri suatu umat kecuali dengan meneladani Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, umat Islam harus mempelajari sirah Nabi saw, sehingga mereka dapat menerapkan nilai-nilainya dan pelajarannya dalam diri mereka dan membuat mereka menjadi panutan bagi manusia dalam ke istiqamahan  dan kebaikan sejarah hidup mereka, lurus jalan hidupnya melalui dakwah mereka dalam melakukan reformasi. Sehingga itu semua;  Nabi saw kembali menjadi cahaya  yang terang benderang dan mengusir gelapnya kehidupan mereka, serta memberikan hawa sejuk dan kehangatan ke dalam hati, pikiran dan perilaku. Sebagaimana -dengan itu pula- masyarakat Islam dapat kembali integritasnya,  istiqamahnya dan keteladanannya serta kembali mampu berada di garis terdepan dalam kepemimpinan di seluruh bangsa di dunia, serta terwujud firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman”. (Ali Imran:110)&lt;br /&gt;Bahwasanya krisis yang paling serius yang terjadi saat ini adalah krisis keteladanan; keteladanan yang baik dan saleh di tingkat masyarakat dan bangsa, bukan hanya pada tingkat individu, karena –al-hamdulillah- kita punya sosok teladan, namun bangsa tidak dapat berubah oleh individu yang kecil, melainkan nasib bangsa-bangsa perlunya perubahan kolektif dan kerja secara kolektif, dan jika terjadi kekosongan yang panjang pada masalah ini, maka akan menjadi ancaman krisis bagi seluruh dunia dan bahkan akan runtuh kehidupan bangsanya dan mengalami kegagalan sistem yang ada dan pada akhirnya akan berpaling dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ikhwanul Muslimin…&lt;br /&gt;Wahai umat Islam seluruhnya…&lt;br /&gt;Sesungguhnya umat Islam saat ini sangat membutuhkan untuk mengingat sirah dan mengenang perjalanan hidup nabi Muhammad saw yang telah menanggung beban menghadapi berbagai cobaan, celaan dan siksaan, sabar dalam meniti jalan yang berat dan penuh onak dan duri demi tegaknya ajaran Islam dan terbangunnya jati diri dan umat yang mulia sehingga mereka menjadi teladan yang baik secara nyata, menghilangkan wahm (keraguan) dalam jiwa mereka dan menghancurkan kesewenang-wenangan dan ketidakadilan di negeri mereka.&lt;br /&gt;Setiap muslim dan muslimah memiliki kewajiban untuk meneladani Rasulullah saw dalam berbagai aspek kehidupan mereka, karena hal tersebut merupakan jalan satu-satunya untuk mencapai keamanan dan kebahagiaan di dunia, dan keberuntungan dan nikmat di akhirat.&lt;br /&gt;Meneladani Rasulullah dapat ditinjau dari berbagai hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ibadah: Bahwa beliau adalah orang  yang paling tahu dan mengenal Allah, orang yang paling takut dan bertaqwa, namun  beliau orang yang kadang puasa kadang berbuka, tidur dan bangun, dan menggauli wanita (istri) dengan baik, namun tidak mempengaruhi posisi beliau sebagai orang yang paling banyak beribadah.&lt;br /&gt;– Berinteraksi dengan tetangga: Nabi saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jibril selalu mewasiatkan kepada saya tentang tetangga sampai aku menyangka bahwa tetangga mendapat hak warisan”. (Muttafaq alaih)&lt;br /&gt;– Berinteraksi dengan sesama manusia: Beliau kadang menjual dan membeli, sangat sopan jika menjual dan sangat ramah jika membeli, ramah saat memutuskan hukum dan ramah pula saat menuntut hukuman.&lt;br /&gt;– Akhlaq dan perilaku secara umum: Nabi saw adalah sebaik-baik manusia dalam berakhlaq dan beretika, orang  yang paling mulai dan paling bertaqwa dalam berinteraksi. Allah berfirman sambil memuji nabi saw:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sungguh dalam dirimu terdapat akhlaq yang mulia”&lt;/span&gt;. (Al-Qalam:4)&lt;br /&gt;Dan Aisyah pernah berkata ketika ditanya kepadanya tentang akhlaq nabi saw, beliau berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Akhlaq nabi adalah Al-Qur’an”.&lt;/span&gt; (Shahih Muslim)&lt;br /&gt;– Damai dan Perang serta selalu menghormati dan memenuhi  janji: “Rasulullah saw masuk ke kota Madinah dengan mengangkat bendera perdamaian.&lt;br /&gt;Ketika masuk kota Madinah beliau berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai sekalian manusia, tebarkanlah salam, berilah makan, shalat malam lah saat orang lain tidur lelap niscaya masuk surga dengan selamat”. (Tirmidzi dari Abdullah bin Salam),&lt;br /&gt;Dan ketika memasuki kota Mekah saat berhasil menaklukkannya, beliau berkata kepada orang yang memusuhi dan memeranginya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Pergilah kalian, hari ini kalian bebas”. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah, Sungguh sangat menakjubkan sejarah hidupmu, wahai Rasulullah. Sungguh agung perilaku dan akhlaqmu, sehingga semua itu adalah madrasah Ilahiyah bagi setiap pemimpin, bagi setiap presiden, bagi setiap penguasa,  bagi setiap komandan, bagi setiap hakim, bagi setiap politikus, bagi setiap guru, bagi setiap pasangan suami istri, bagi setiap orang tua.&lt;br /&gt;Engkau adalah teladan yang sempurna bagi seluruh manusia, dan bagi setiap yang menginginkan kesempurnaan dalam berbagai bentuk, manifestasi dan tren, segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat kepada Nabi Muhammad saw untuk kami semua, dan segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat kepada mu untuk umat manusia seluruhnya.&lt;br /&gt;Umat Islam memperingati sejarah Rasulullah setiap hari&lt;br /&gt;Kita memperingati sirah dan kehidupan Rasulullah saw bukan sehari dalam sebulan, namun kita melakukannya setiap hari dan bukan sekali dalam sehari dalam satu hari namun puluhan kali; ketika ada seruan dan ajakan shalat, dunia seluruhnya menjawab dan menjawab seruan azan; saya bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah. Setiap kali bertasyahud  dalam shalat, seorang muslim seakan bertemu Rasulullah saw mengucapkan salam: “Assalamu’alaika Ayyuhan nabi”, seakan mengunjunginya secara maknawi dan bertemu dengannya, menyambut dan bersuka cita kepadanya.&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw pembawa rahmat bagi semesta alam&lt;br /&gt;Allah telah mengutus Rasulullah saw membawa rahmat bagi semesta alam, bagi siapa yang mengikutinya akan mendapat keberuntungan di dunia dan di akhirat ..&lt;br /&gt;َ&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan tidaklah Kami mengutusmu kecuali untuk memberi rahmat bagi semesta alam”&lt;/span&gt; (Al-Anbiya:107)&lt;br /&gt;Dan nabi saw sendiri bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya Aku diutus untuk membawa rahmat”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan dibawah naungan syariah Rasulullah saw seluruh manusia menikmati kebebasan, keadilan dan kesetaraan dan memberikan kasih sayang bagi manusia yang tertimpa penderitaan dan ketidakadilan, ketakutan dan teror yang dilakukan oleh para penentangnya yang  tidak hanya menolak hadiah kasih sayang tersebut, namun lebih dari itu adalah menyatakan api perang terhadap syariat langit dan melecehkan dan menjauh dari karunia, rahmat dan kenikmatan dan nasihat serta cahaya yang terang benderang ..  Sungguh merugi umat manusia yang seperti itu! ..  betapa sengsara apa yang dilakukan oleh manusia seperti itu;  kesengsaraan dan penderitaan, sekiranya mereka tetap berada dalam kondisi seperti itu dan tidak mau merespon seruan Allah dan Rasul-Nya…!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, Maka Sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam Keadaan buta”.&lt;/span&gt; (Thaha:124)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaikilah dirimu terlebih dahulu lalu serulah orang lain&lt;br /&gt;Bahwa tugas kita - sebagai umat Islam - selama di tangan ada cahaya yang terang dan sebotol obat untuk dapat mengobati diri dan menyeru orang lain. Dan Ikhwanul Muslimin pertama kali yang dituju dalam pembinaannya adalah mendidik diri terlebih dahulu, memperbaharui ruh, memperteguh dan memperkokoh akhlaq serta menumbuhkan keberanian yang lurus dalam jiwa-jiwa umat, dan mereka meyakini bahwa hal tersebut  merupakan titik awal yang akan mampu membangun kebangkitan umat dan bangsa…jika kita berhasil maka itulah yang kita inginkan, namun jika tidak maka kita serahkan seluruhnya kepada Allah dan kita telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, dan kita menginginkan kebaikan untuk manusia, dan kita tidak putus asa melakukan perbaikan atau berhenti dalam menyebarkan risalah Rasulullah saw sehingga tidak memiliki sama sekali pengaruh, namun dengan pengorbanan yang besar dan darah yang banyak, cukuplah bagi para pembawa risalah mendapatkan faktor-faktor keberhasilan. Dengannya mereka beriman, sehingga mengikhlaskan diri dalam berjuang dan di jalannya mereka berjihad, sementara waktu telah menunggunya dan dunia selalu memantaunya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“… Allah serta Rasul-Nya akan melihat pekerjaanmu, kemudian kamu dikembalikan kepada yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”&lt;/span&gt;. (At-Taubah:94)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Al-Ikhwan.Net&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-418422834868132800?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/418422834868132800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=418422834868132800' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/418422834868132800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/418422834868132800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2009/04/rasulullah-sebagi-teladan.html' title='Rasulullah Sebagi Teladan'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-1634043165786135696</id><published>2008-12-07T15:01:00.003+07:00</published><updated>2008-12-08T10:52:38.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MERAJUT UKHUWAH YANG RETAK</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;“Ya Allah ampunilah semua orang orang mukmin laki laki dan perempuan, semua orang muslim laki laki dan perempuan dan perbaikilah hubungan mereka yang telah rusak dan satukanlah hati hati mereka.”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Tak ada sesuatu yang paling berharga kecuali iman dan persaudaraan. Keduanya mewujud didalam kasih sayang, manakala lupa saling mengingatkan dan saat lemah saling menopang. Membicarakan persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah), kita akan mendapatkan gambaran yang indah, mengenangnya dapat mengembalikan tali persaudaraan yang memungkinkan retak. Nuansa yang indah dari jalinan cinta kasih sayang para sahabat nabi, tak akan membosankan bila selalu didendangkan. Hubungan mereka pasti lebih mesra daripada sepasang muda mudi yang sedang dilanda asmara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah fillah, bagaimana dengan keadaan persaudaraan diantara sesama muslim saat ini? Terbesit jauh dihati, rasa sedih dan malu, menggugat realitas yang ada, paradoks dengan gambaran yang indah tentang persaudaraan Islam di zaman Nabi SAW. Nampaknya persaudaraan kita sedang kering dari siraman mahabah. Tentu hal ini bukan karena pengaruh panas ketika kemarau panjang, nyatanya sedikit saja pergesekan dan perbedaan, begitu mudahnya menyala api perpecahan, lalu menjalar ke segala arah, dan membakar nafsu dan emosi. Rasa iri hati, dengki, hasut masih mendominasi dalam diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita masih mengedapankan ego kita masing-masing dibanding dengan persahabatan. Contoh riil yang masih kita jumpai dikampus kita, semisal terkait dengan program pendampingan keagamaan (PPK). Kita ketahui ketika diawal pertemuan PPK masih ada oknum mahasiswa yang menebar nuansa-nuansa ketidakbersabatan. Bahkan hal ini tidak berhenti begitu saja, nuansa-nuansa seperti itu masih terus berlanjut. Hingga yang terakhir kita dapai sebuah tulisan yang tertulis dalam pengumuman kelompok PPK dilantai bawah Saintek. Dalam tulisan itu disebutkan “PPK Doktrin, Awas Profokasi”, tentu hal ini tidak baik demi keterjalinan ukhuwah dintara sesama muslim. Apalagi dalam hal ini tidak menyebutkan identitas diri sebagai penanggungjawab atas perbuatannya. Dan tentu hal ini tidak selayaknya dilakukan oleh seorang muslim, apalagi ditujuk,an pula k,epada m,uslim ataupun lembaga yang sifatnya ke-Islaman juga. Jangankan sesame muslim bahakn kepada non muslim pun kita tidak diperkenankan untuk menebar nuansa-nuansa ketidakbersahabatan. Atau permusuhan. Di sini saya mengajak kepada seluruh mahasiswa untuk mengedapankan ukhuwah dalam menyikapi sebuah permasalahan dan mengedepankan sikap tabayyun atau klarisikasi terhadap segala masalah yang ada. Bukankah dalam ajaran Islam juga dijelaskan tentang bagaimana menyelesaikan sebuah permasalahan, yaitu dengan mengedepankan sikap bertabayyun.atau klarifikasi sebelum kita men justifikasi. Selain itu juga dituntut untuk senantiasa bermusyawarah dan mengedepankan ukhuwah daripada permusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah fillah, gambaran diatas belum seberapa, bahkan tak jarang kita jumpai para ustadz dan penasehat ummat ,juga merasa kewalahan didalam menghadapi berbagai kasus sengketa dan percecokan yang terjadi di kalangan ummat. Bahkan tak jarang yang berkeluh kesah, lalu angkat tangan. Kalau sudah begini keadaannya, tentu bukan hanya ummat yang krisis ukhuwah, para ustadz dan penasehat ummat pun bisa dilanda krisis dan ini lebih berbahaya. Mengapa demikian? biasanya jika kita melihat sesuatu yang alpha pada seorang, sering kita secara langsung menjauhinya dan mengisolasi. Tanpa menimbang secara dalam apakah kesalahan yang diperbuat setimpal dengan sangsi yang kita berikan berupa pemutusan hubungan. Pernah terjadi di kalangan sahabat yaitu ka’ab bin malik dan beberapa sahabat yang lain, karena menolak pergi berjihad, padahal mereka mampu atau tidak ada ‘uzdur. Sikap Rosululloh dan para sahabatnya yang mengisolasi mereka selama tiga bulan, kita jadikan sandaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah fillah, alasan ini tentunya kurang mengena, itu namanya lari dari tanggngjawab. Selama ia tidak keluar dari Islam, tentu menjadi kewajiban bagi kita untuk memperbaikinya. Hukuman rosulullah kepada ka’ab bin malik dan kawan kawanya itu adalah merupakan perwujudan dari pendidikan beliau dan sebagai mana kita baca dalam sejarah ternyata ada limit/batas waktu dan bukan melepas tanpa tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah fillah, mari kita simak sabda rosulullaoh SAW dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Anas ra. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“tolonglah saudaramu baik ia zhalim (menganiaya) atau dianiaya, salah seorang dari sahabat bertanya: “ya Rosulullah, kami dapat menolong jika ia dianiaya, jika ia menganiaya?, jawab nabi: kau cegah ia dari menganiaya, itu berarti kau telah menolongnya dari penganiayaan. ”&lt;/span&gt;(HR. Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan seorang sahabat diatas menggambarkan betapa antusiasnya untuk berta’awun dikalangan sahabat nabi dan nasehat Nabi menggambarkan nilai tanggung jawab. Ikhwah fillah, menolong seseorang muslim dari penganiayaan orang lain, tidaklah terlalu pelik, tetapi bagaimana dengan saudara kita bertingkahlaku sebagai orang yang zhalim, baik yang dizhalmi itu dirinya sendiri ataupun oranglain, padahal kita harus berlaku adil. Hal ini membutuhkan penanganan yang serius untuk menyadarkan, sampai ia menghentikan perbuatannya yang buruk itu, lalu bersedia memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah fillah, ada satu hal yang suka terlupakan, rasa tanggungjawab itu tidak perlu ditunjukan dengan sikap mudah marah dalam memberi tausiyah, karenanya ada tiga hal yang harus senantiasa di ingat tentang tausiyah itu, yaitu bil haq (dengan benar), bis shobr (dengan sabar) dan bil marhamah (dengan cinta kasih sayang). Keras tidak selamanya mendatangkan disiplin keras dan lemah lembut tidak selamanya mendatangkan disiplin lepas kendali. Jadi kasih sayang jangan diartikan longgar tanpa aturan. dan bisa jadi mendatangkan saling pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosululla bersabda: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“seseorang mukmin bagi mukmin lainnya, bagaikan sebuah bangunan yang kokoh, sebagainnya saling menguatkan bagian yang lainnya.”&lt;/span&gt; (HR. Bukhori-Muslim). Inilah buah persudaraan yang dirajut oleh ukhuwah Islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Aris Nurkholis : - Ketua HIMA Fisika 2007/2008&lt;br /&gt;- Mahasiswa Pendamping PPK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-1634043165786135696?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/1634043165786135696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=1634043165786135696' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/1634043165786135696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/1634043165786135696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2008/12/merajut-ukhuwah-yang-retak.html' title='MERAJUT UKHUWAH YANG RETAK'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-4242960868309140429</id><published>2008-12-07T14:56:00.003+07:00</published><updated>2008-12-08T10:53:12.181+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sholat Khusuk Itu Mudah dan Sangat Nikmat</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bagaimana sih sholat yang khusuk itu??? Terkadang kita sholat tapi pikiran kita kemana –mana (kayak motor aja yach bisa kemana – mana hehe..tapi bukan itu maksudnya semoga bisa dimengerti). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;kalimat pertama yang mengesankan saya adalah komentar Marwah Daud, yang meyakini bahwa karunia terbesar dalam hidup ini bukanlah kakayaan dan jabatan, tapi adalah diberi karunia shalat yang khusyu’. Dia yakini ini berdasar surat Qur’an Surat Al Mukminun 1-2, “Telah beruntunglah orang-orang mukmin, yaitu mereka yang khusyu’ dalam sholatnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya bisa dibaca pada buku yang berjudul “Pelatihan Sholat Khusu’ “ penulisnya Abu Sangkan, buku yang relatif tipis tapi lumayan mahal harganya Rp. 50.000; tapi isinya luar biasa, sampulnya gambar orang yang sedang sholat ditepi danau, dengan nuansa sampul putih dan biru air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagaimana sih tipsnya?? dari buku yang tersebut diatas inilah tips sholat khusu’. Selamat membaca, mencoba dan mengamalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Bersikap rileks menyiapkan diri kita untuk siap ‘menerima’ karunia khusyu’,    karena khusyu’ itu diberi bukan kita ciptakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersikap rileks. Kepala hingga pinggang dikendorkan, jatuh laksana kain basah yang dipegang ujungnya dari atas. Berat badan mengumpul di kaki yang kemudian serasa keluar akarnya, mengakar ke bumi. Berdiri santai, senyaman kita berdiri. Abu Sangkan menggambarkan laksana pohon cemara, meluruh atasnya, kokoh akarnya sehingga luwes tertiup angin namun tak roboh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Berikan kesempatan ruh kita -sebut saja “aku” yang sejati- untuk mengambil sikap sholatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia agak lamban, namun sholat ini utamanya untuk ‘aku” kita itu, bukan untuk badan fisik kita.&lt;br /&gt;Ketika kita sholat, selain badan fisik kita ini sholat pula ruh kita. Ruh inilah yang benar-benar ingin sholat -kembali menemui Tuhannya- sementara badan fisik ini sarana kita mengantarnya dengan gerakan dan bacaan. Ruh kita ini sesungguhnya ingin sholat dengan tenang, santai, tuma’ninah. Sayangnya badan kita ‘ngebut’, jadilah ruh kita itu jengkel sejengkel-jengkelnya karena selalu ketinggalan gerakan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tips sederhana dari buku itu adalah jika ruku’, tunggu, tunggu hingga ruh ikut mantap dalam ruku’ itu. Saat I’tidal, tunggu, tunggu hingga ruh mu ikut mantap I’tidal. Demikian pula saat sujud, duduk antara dua sujud, juga duduk tasyahud. Tunggu, tunggu hingg ruh mu ikut sujud, ikut duduk, ikut tasyahud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Esensi sholat adalah doa, berdialog dengan Allah secara langsung.`&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebenarnya diberi kesempatan untuk mengadu. Kita adukan semua persoalan kita kepada Allah. Kita adukan semua kebingungan kita, pekerjaan, rizki, kesehatan, cinta, dan semua apapun. Kita mengadu, dan kita pasrah menunggu dijawab. Dan pasti Allah menjawabnya langsung. Ruh bisa merasakannya, namun kalau dia dipaksa tertinggal-tinggal oleh gerakan badan, maka dia tidak sempat menikmati pertemuan dengan Allah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-4242960868309140429?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/4242960868309140429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=4242960868309140429' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/4242960868309140429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/4242960868309140429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2008/12/sholat-khusuk-itu-mudah-dan-sangat.html' title='Sholat Khusuk Itu Mudah dan Sangat Nikmat'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-5121172995438865410</id><published>2008-12-07T14:51:00.003+07:00</published><updated>2008-12-08T10:53:37.522+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>SHOLAT SEBUAH MEDITASI ENERGI</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sholat adalah sebuah meditasi energy, kenapa di katakana demikian karena sholat harus dilakukan dengan kekhusukan dan konsentrasi agar kita bisa berkomunikasi dengan Allah SWT. Selain itu, do’a – do’a yang kit baca dalam sholat ternyata  menghasilkan energy positif, yang kekuatannya bergantung pada kekhusukan kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Tujuan utama sholat adalah zikrullah (ingat pada Allah), agar tujuan itu terwujud, maka kita harus menghadirkan Allah dalam setiap ucapan dan gerakan sholat. Kalau yang terjadi malah kita ingat segala macam maka tujuan sholat tidak tercapai. Dan khusuk juga maka meditasi kita akan berhasilkan. Bagaimana caranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pahami kuncinya adalah hati, karena yang lebih berfungsi untuk merasakan dan memahami adalah hati, sedangkan pikiran atau otak lebih berfungsi untuk berfikir, mengingat dan menganalisa. Dalam sholat yang harus kita lakukan adalah memahami dan merasakan kehadiran Allah, bukan malah berfikir dan mengingatnya untuk itu kita harus mempasifkan fungsi otak dan mengaktifkan hati, dengan kata lain pasifkanlah pasca indar dan aktifkanlah indera keenam yaitu hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pemahaman yang ditangkap  oleh hati lebih substansi dibandingkan panca indera, karena itu secara logika praktis, kita bias melakukan meditasi tertentu, dan kemudian memahami suatu persoalan secara langsung tanpa menggunakan panca indera kita cara  inilah yang kita gunakan untuk mengkhusukkan sholat.  Panca indera pasifkan dan aktifkan hati kita&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jadi yang kita lakukan dalam sholat kita pada dasarnya mencoba menghadirkan kehadiran Allah smabil melakukan resonansi energy do’a- do’a yang kit abaca untuk membuka hati kita. Maka apa yang sedang terjadi ketika seorang khusuk dalam sholatnya? Dia sebenarnya sedang  melatih hatinya untuk bergetaran mengikuti getaran – getaran lembut yang dipancarkan oleh do’a – do’a yang sedang kita ucapkan yang bukan sekedar hafalan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sholat Berjama’ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Apa pentngnya sholat berjama’ah? Rosulullah mengatakan bahwa sholat sendirian bernilai 1 sedangkan sholat berjama’ah bernilai 27 kali lipat, yupz awalnya kita tahu bahwa orang yang sedang sholat memancarkan energy, dianalogikan dngan sebuah baterai ketika belum dihubungkan dengan lampu atau peralatan tertentu. Baterai ini itdak memancarkan energinya, tetapi begitu terkumpul dia akan memancarkan energinya. Demikian pula orang sholat. Pada saat dia belum melakukan sholat maka energy itu tidak terpancarkan, tetapi begitu dia melakukan sholat maka energinya akan terpancar secara vertical maupun horizontal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ibarat baterai, kalau kita menyalakan lampu dengan sebuah baterai, maka terang sinarnya tentu akan kalah dengan lampu yang dinyalakan dengan menggunakan tiga baterai atau sepuluh baterai, semakin banyak baterai yang digunakan maka nyala lampu itu akan semakin terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan orang sholat. Jika kita sholat sendirian, maka energy yang kita pancarkan kekuatannya hanya satu pancaran saja, tetapi kalau kita sholat berjama’ah, maka pancaran energy yang kita hasilkan menjadi jauh lebih besar. Persis sejumlah baterai yang di gabungkan secara serial untuk menghidupkan lampu. Jadi dengan sholat berjama’ah itu Rosulullah sedang mengajarkan pada kita, agar energy yang kita hasilkan menjadi lebih besar ketimbang sholat sendiriankarena itu kata Rosulullah kalau sholat berjama’ah shofny a jangan rengang – rengang persis dengan jumlah baterai yang dihubungkan serial satu dengan yang lainnya harus bersentuhan positif dan negatifnya demikian pula sholat berjama’ah kita harus bersentuhan satu sama lain tentu tidak perlu sampai berdesakan karena justru akan mengaggu kekhusukan sholat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah ternyata Allah memerintahkan kepada kita bukan  hanya semata – mata perintah tetapi penuh dengan kemanfaatan. So apa yang kita ragukan lagi dengan maha kuasanya Allah mengatur segala kehidupan. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff : Mustofa,Ir. Agus. “ Pusara Energi Ka’bah “ cot X. PADMA Pres, Surabaya: 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-5121172995438865410?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/5121172995438865410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=5121172995438865410' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/5121172995438865410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/5121172995438865410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2008/12/sholat-sebuah-meditasi-energi.html' title='SHOLAT SEBUAH MEDITASI ENERGI'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-4879021432557391491</id><published>2008-09-29T22:07:00.003+07:00</published><updated>2008-12-08T10:53:37.522+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MEMBIASAKAN DIRI BERBUAT BAIK</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dalam suatu hadits qudsi, Allah SWT berfirman “Jikalau seseorang hamba itu mendekat padaKu sejengkal, maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal padaKu sehasta, maka Aku mendekat padanya sedepa. Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan bergegas.” (HR. Bukhari) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;" class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Didalam melihat jalan hidup masyarakat di sekitar kita, bisa kita lihat bahwa beberapa orang mempunyai kecenderungan tertentu.&lt;br /&gt;Orang yang terbiasa berbuat maksiyat, maka dari hari kehari dia akan semakin terjerumus kedalam lembah yang hitam. Sebaliknya orang yang suka sholat berjamaah ke masjid, maka dia akan ramah ke tetangganya, rutin berinfaq dan bahagia kehidupan keluarganya.&lt;br /&gt;Semakin seseorang memperbanyak dan membiasakan berbuat baik, maka semakin banyak terbuka pintu-pintu kebaikan yang lain. Hal ini sesuai dengan hadits qudsi diatas bahwa semakin tinggi intensitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT maka semakin dekatlah kita dengan-Nya.&lt;br /&gt;Salah satu kunci kesuksesan hidup kita adalah bagaimana kita membiasakan berbuat baik. Semakin kita terbiasa berbuat baik, maka semakin mudah jalan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. Agar manusia terbiasa beribadah, maka beberapa ibadah dilakukan berulang dalam kurun waktu tertentu seperti sholat lima kali dalam sehari, puasa sunnah dua kali seminggu dan sholat jum’at sekali sepekan.&lt;br /&gt;Permasalahan awal yang biasanya ditemukan dalam melakukan sesuatu yaitu dalam memulainya. Memulai suatu aktifitas terkadang lebih berat dibandingkan ketika melaksanakannya. Maka ketika kita mendorong mobil yang mogok, akan diperlukan tenaga yang besar saat sebelum mobil bergerak. Setelah mobil tersesebut bergerak, diperlukan daya dorong yang kecil. Ada juga sifat kita yang menunda perbuatan baik, padahal perbuakan baik janganlah ditunda. Kalau kita ada keinginan untuk menunda, maka tundalah untuk menunda. Hal ini seperti yang disampaikan Rasulullah saw:&lt;br /&gt;“Bersegeralah untuk beramal, jangan menundanya hingga datang tujuh perkara. Apakah akan terus kamu tunda untuk beramal kecuali jika sudah datang: kemiskinan yang membuatmu lupa, kekayaan yang membuatmu berbuat melebihi batas, sakit yang merusakmu, usia lanjut yang membuatmu pikun, kematian yang tiba-tiba menjemputmu, dajjal, suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu, saat kiamat, saat bencana yang lebih dahsyat dan siksanya yang amat pedih.” (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk mempermudah kita dalam memulai suatu amal ibadah adalah dengan mengetahui akan besarnya manfaat yang akan dirasakan. Segala hambatan atau godaan untuk tidak melaksanakan kebaikan tersebut akan bisa dilewatkan dengan keyakinan yang kuat. Oleh sebab itu, kita wajib untuk mencari ilmu tentang fadhilah (kelebihan) dari suatu amalan atau ibadah. Bahkan untuk menguatkan hati, kita juga perlu mencari ilmu secara berulang kali. Bahkan beberapa pengulangan dalam Al Quran digunakan agar manusia semakin ingat.&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya dalam Al Quran ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari.” (QS. Al Israa’ 41)&lt;br /&gt;Jadi, mulailah perbuatan baik yang ingin anda lakukan sekarang dan jangan ditunda. Kalau belum yakin, perluas dan perdalam ilmu agar kita semakin yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-4879021432557391491?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/4879021432557391491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=4879021432557391491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/4879021432557391491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/4879021432557391491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2008/09/membiasakan-diri-berbuat-baik.html' title='MEMBIASAKAN DIRI BERBUAT BAIK'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-1779830929796308434</id><published>2008-01-08T10:33:00.000+07:00</published><updated>2008-12-08T10:35:08.872+07:00</updated><title type='text'>PROFIL PPK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Manusia adalah makhluk Allah yang paling sempuma dan letak kesempurnaanya adalah pada ketidaksempumaannya. Artinya jika dibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya memang tidak ada yang lebih semurna daripada manusia, bahkan jika dibandingkan dengan makhluk Allah yang paling taat sekalipun yaitu malaikat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Manusia sendiri mempunyai tingkatan-tingkatan kesempurnaan, dan manusia yang sempurna adalah manusia yang sedar kalau dirinya belum sempurna. Dengan kesadaran bahwa dirinya belum sempuma itulah manusia memahami hidup itu untuk menjalani proses penyempurnaan diri. Hidup manusia adalah proses panjang untuk rnengaktualisasikan potensi-potensi yang ada pada dirinya. Setiap proses pada dasarnya merupakan gerak dinamis yang berorientasi ke masa depan. masa depan sangat tergantung dari dua pemahaman manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Yang pertama pemahamannya tentang dirinya, tentu saja pemahaman yang didasari dengan positive thinking bahwa dirinya harus terus berubah untuk menuju kesempurnaan. Yang kedua adalah pemahaman tentang makna hidupnya, untuk apa dia diciptakan dan kemana tempat kembalinya. Ketika manusia sudah sampai pada tingkat pemahaman diri yang cerdas dan mendalam, maka akan cerdas dan mendalam pula pemahamannya tentang hidup dan kehidupan, termasuk tentang masa depannya terkaitan dengan hal tersebut diatas, terdapat satu matakuliah wajib diadakan oleh Fakultas Sains den Teknologi yang berkaitan kecerdasan menatap masa depan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sebuah matakuliah yang mempunyai karakteristik sedikit berbeda dengan matakuliah yang lain. Matakuliah tersebut adalah Program Pendampingan Keagamaan. Program;. Pendampingan Keagamaan, adalah salah satu matakuliah wajib yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa Sains dan Teknologi. Berbeda dengan matakuliah lainnya, Matakuliah ini tidak saja melakukan proses pembelajaran di kelas saja akan tetapi juga dilakukan diluar kelas dengan kegiatan yang sangat bervariasi, seperti Achievement Motivation Training, Outbond, Seminar, Pelatihan ESQ, dan lain-lain. Tujuan akhir dari matakuliah ini adalah mewujudkan Mahasiswa yang memiliki lntegritas Moral lslam dan Unggul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"(Berilmu Amaliah, Beramal ilmiah)'&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;PPK terbagi menjadi dua semester, semester satu menitik beratkan pada penguasaan baca tulis Al-Quran dan semester dua menitikberatkan pada pembinaan aqidah yang lurus, akhlak yang mulia dan ibadah yang benar. tidak hanya hal-hal yang berkaitan dengan pemahaman tentang keislaman akan tetapi matakuliah ini juga membina agar mahasiswa dapat berlatih teamwork untuk menuju amal jama’i, membina mahasiswa untuk berbagi keceriaan, membina mahasiswa untuk saling berbagi baik dalam suka maupun duka, juga membina mahasiswa agar dapat berlatih untuk saling nasehat-menasihati dan mengingatkan untuk kebaikan, sehingga lingkungan yang Islami baik secara formal, ritual dan kultural dapat kita rasakan bersama di Fakultas Saintek.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tentu saja proses menuju muslim yang sempurna tidak hanya berhenti saja setelah PPK berakhir pada semester genap. Seorang muslim yang baik tentu saja harus juga menyampaikan ilmunya kepada orang lain disamping dia terus mendalami dan menerima ilmu dari orang lain. Oleh karena itulah setelah selesainya matakuliah PPK, mahasiswa saintek yang telah lulus matakuliah ini diharapkan nantinya dapat membina adik-adik kelasnya, memberikan ilmunya sebagai mahasiswa pendamping dalam PPK, disamping bisa mengikuti kegiatan follow up PPK. Nantinya setiap mahasiswa Saintek yang telah lulus, akan mampu dan siap untuk terjun kedalam masyarakat dengan bekal keilmuan dan keimanan yang kuat serta networking yang luas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selamat datang mahasiswa baru Saintek.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selamat datang generasi-generasi yang cerdas menatap masa depan!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-1779830929796308434?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/1779830929796308434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=1779830929796308434' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/1779830929796308434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/1779830929796308434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2008/01/profil-ppk.html' title='PROFIL PPK'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6490011029217976988.post-7378350671988402750</id><published>2007-12-08T09:49:00.002+07:00</published><updated>2008-12-08T09:55:45.593+07:00</updated><title type='text'>SAMBUTAN DEKAN</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Manusia sebagai khalifah di bumi diperintahkan untuk menuntut ilmu pengetahuan dan menebarkannya menjadi benih rahmat bagi semua makhluk-Nya di muka bumi ini dan diangkat dcrajatnya. Dengan ilmu pengetahuan yang dimilikinya umat Islam mempunyai tanggung jawab untuk mcwujudkan Islam sebagai rahmatan lil 'alamin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Keutamaan ilmu yang paling nyata adalah bahwa ilmu adalah sarana untuk bertakwa kepada Allah SWT, dimana dengan takwa manusia akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah caitu surga yang abadi. Abu musa ra berkata, telah bersabda Nabi Muhammad SAW:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;"perumpamaan petunjuk dan ilmu yang diberikan Allah kepada saga bagaikan hujan yang turun ke tanah, maka sebagian ada yang subur (baik) dapat menumbuhkan tumbuh-tumbuhna scrta rumput yang banyak sekali. Dan ada pula tanah yang keras menahan air, hingga berguna untuk minuman dan penyiram kebun tanaman, dan ada beberapa tanah hanya keras kering tidak dapat menahan air dan tidak pula menumbuhkan tanaman. Demikianlah contoh orang yang pandai di dalam agama Allah dan mempergunakan apa yang diberikan Allah kepadaku lalu mengajar dan perumpamaan orang yang tidak dapat menerima petunjuk Allah yang teleh ditugaskan kepadaku."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;(HR. Bukllari-Muslim).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sebagai agama yang rahmatan Id `olamin, Islam mewajibkan umatnyu untuk saling mengajak dalam kebaikan dengan cara-cara yang ma'ruf dan mencegah hal-hal yang bersifat mungkar sebagaimana disebutkan dalam Al Qur'an:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menycru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;. (Q. S. Ali Imran: 104)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Program Pendampingan Keagamaan merupakan program unggulan yang diselenggarakan oleh Fakultas Sains Teknologi (mulai tahun 2005). Diharapkan dengan program ini mahasiswa mempunyai keseimbangan dalam mencari ilmu dunia dan akhirat dan dapat menjadikan Al Qur' an danAl Hadist sebagai pedoman hidup.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Wr. Wb&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Yogyakarta, 23 Muharram 1429 H&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;I Februari 2008 M&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Penanggungjawab PPK&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;TTD&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;           Dra. Maizer Said Nahdi, M.Si.&lt;br /&gt;Dekan Fakultas Sains dan Teknologi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6490011029217976988-7378350671988402750?l=ppkuin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppkuin.blogspot.com/feeds/7378350671988402750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6490011029217976988&amp;postID=7378350671988402750' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/7378350671988402750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6490011029217976988/posts/default/7378350671988402750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppkuin.blogspot.com/2007/12/sambutan-dekan.html' title='SAMBUTAN DEKAN'/><author><name>ppk uin suka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_MM82A629Fr0/STxnji75xGI/AAAAAAAAAAk/bd_ScTdzPEg/S220/uin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
